Diagnosa dan pengobatan miniere

Meniere adalah kelainan yang dapat terjadi bagian dalam telinga dan dapat memberikan gejala pusing vertigo, telinga berdengung serta tekanan pada telinga ketika mendengar suara keras. Penyakit tersebut dapat  menurunkan kemampuan pendengaran bahkan bisa tuli permanen. Pada usia yang beranjak remaja ke dewasa sangat rentan terdapat penyakit tersebut, dan dapat menyerang siapa saja. Gejala penyakit Meniere terjadi pada rentan waktu  berbeda setiap penderita. Kemungkinan ada yang mengalaminya dalam durasi menit, dan ada pula yang terjadi dengan durasi beberapa jam. Gejalanya cukup bervariasi, dalam hitungan minggu, bulan, atau bahkan beberapa tahun. Kemungkinan pusing pada penyakit vertigo dapat kambuh kapan saja. Penderita mengalami pusing kepala berputar dapat muncul sewaktu-waktu. 

Keadaan dapat terjadi sekitar beberapa menit dan bebarapa jam. Penyakit Meniere dapat memberikan dampak buruk bagi pendengaran dan bahkan dapat menjadi tuli permanen.  Banyaknya faktor yang memberikan risiko terhadap pendengaran sehingga untuk memperoleh informasi terkait gejala kemungkinan akan diadakan wawancara langsung terhadap pasien dan menjalani beragam tes agar dapat memastikan adanya penyakit tersebut. Tes wawancara dapat berupa tanya jawab kepada penderita dan menanyakan gejala sebelumnya dan dialami serta menanyakan tentang riwayat keluarga bisa saja terjadi karena memang faktor keturunan yang menjadi masalah utama atau bukan. Pada dasarnya memang faktor gen menjadi keluhan setiap penderita. Adanya penanganan lain akan dilakukan beragam tes untuk mengetahui faktor utama dan mengetahui gejala yang muncul. Pada pencegahan yang dilakukan akan membantu penderita mengurangi gejala yang akan dihadapkan dan pengurangan gejala akan dilakukan ketika penderita mampu memenuhi syarat untuk pertama-tama pengurangan pada garam karena garam dapat memicu memperburuk kondisi pada bagian pendengaran sehingga untuk mampu mengurangi beragan olahan yang ada garamnya agar dapat mengurangi gejala yang ada dan yang kedua dampak srres yang dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada fungsi pendengaran.

Pengobatan

Penderita Meniere dapat mengonsumsi beragam olahan yang rendah garam dan diuretik untuk mengurangi sejumlah cairan pada tubuh penderita sehingga mampu membantu  mengendalikan gejala agar dapat berkurang. Kemudian menghindari pencahayaan yang terlalu silau dari beragam lampu maupun televisi. Kemudian hindari  konsumsi kafein dan alkohol karena dapat membuat gejala lebih parah dari keadaan sebelumnya. Akan dilakukan pembedahan telinga jika gejala parah dan tidak bisa meresap atas pengobatan lain yang telah dilakukan. Pembedahan berupa operasi pada pemotongan saraf vestibular yang mampu mengontrol vertigo. Operasi tersebut tidak  merusak pendengaran hanya memberikan kemudahan untuk dapat mendengar dengan baik. Adanya pengangkatan bagian dalam telinga (labyrinthectomy) sehingga mampu mengobati vertigo.

Serangkaian tes dapat memberikan diagnosa pada pemeriksaan fisik dan dapat membantu menemukan data serta gejala Meniere yang sama dapat dilakukan, meliputi:

1. Tes darah, kemungkinan akan dilakukannya tes pada darah yang mana akan dilakukan pengecekan agar tau tentang kondisi kemudian dilakukannya pemeriksaan secara lanjutan

2. Tes pendengaran, dapat digunakan pada pendengaran misalnya dengan tes berbincang dengan lawan jenis lalu penderita menjadi pendengar dan mengutarakan makna percakapan

3. Tes keseimbangan, pada Meniere adanya tes berikutnya akan di berikan untuk menjaga kestabilan dalam pendengaran. Kemungkinan tes akan lebih mudah agar menjamin kesembuhan melalui tes dahulu dan memeriksa lebih jauh mengenai hal tersebut.

4. Rontgen, CT Scan, pemindaian akan dilakukannya untuk mengetahui dengan jelas melalui gambar. CT scan dapat berpengaruh untuk memberikan pencegahan dan mengobati.

Referensi

alodokter.com

hellosehat.com

halodoc.com

Referensi gambar

kondisiumum.com

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*